Pandeglang – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang menggelar Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah untuk perencanaan program kerja Tahun Anggaran 2025. Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 6 Maret 2025, bertempat di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang. Forum ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dr. Nasir, SP., MBA., MP., serta dihadiri oleh perwakilan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bidang (Kabid), Koordinator Penyuluh (Korluh), serta perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT).
Dalam sambutannya, Dr. Nasir menegaskan bahwa forum ini memiliki peran strategis dalam merancang kebijakan dan program pembangunan sektor pertanian agar lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan petani lokal. Ia menyampaikan bahwa pembangunan pertanian yang maju dan berkelanjutan tidak dapat berjalan sendiri, tetapi memerlukan sinergi antara OPD, penyuluh pertanian, serta kelompok tani, termasuk peran aktif Kelompok Wanita Tani (KWT). Dengan adanya forum ini, diharapkan kebijakan yang diambil dapat meningkatkan kesejahteraan petani, mendorong inovasi pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pandeglang.
Selain menjadi ajang koordinasi, forum ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam sektor pertanian sekaligus mencari solusi inovatif agar program yang disusun benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Berbagai isu strategis dibahas dalam forum ini, mulai dari optimalisasi program ketahanan pangan, strategi peningkatan produktivitas pertanian, hingga kolaborasi lintas sektor. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang berkomitmen untuk meningkatkan produksi dan distribusi pangan lokal guna menjaga stabilitas pasokan pangan serta menekan ketergantungan pada impor. Salah satu prioritas utama yang dibahas adalah mendorong penggunaan teknologi pertanian modern, seperti sistem irigasi pintar, mekanisasi pertanian, serta pemanfaatan pupuk organik dan bioteknologi untuk meningkatkan hasil panen.
Kerja sama antara Dinas Pertanian dengan OPD terkait juga menjadi perhatian utama dalam forum ini. Sinergi antarinstansi sangat penting dalam mengoptimalkan berbagai program yang mendukung petani, termasuk program bantuan alat mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, serta pendampingan teknis bagi kelompok tani. Selain itu, peran Kelompok Wanita Tani (KWT) juga semakin mendapat perhatian, terutama dalam mendukung ketahanan pangan keluarga serta pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian. Dinas Pertanian berencana memperkuat peran KWT melalui pelatihan dan program pemberdayaan usaha tani agar mereka dapat berkontribusi lebih dalam mengembangkan sektor pertanian.
Dalam forum ini juga dibahas berbagai strategi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan daya saing produk pertanian lokal. Pemerintah Kabupaten Pandeglang mendorong berbagai program pemasaran digital bagi produk-produk pertanian unggulan agar lebih dikenal dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Dengan pendekatan ini, diharapkan sektor pertanian tidak hanya tumbuh secara produktif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi para petani.
Forum ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, usulan, serta inovasi dalam mengembangkan pertanian di Kabupaten Pandeglang. Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berupaya mewujudkan pertanian yang berdaya saing, inovatif, serta berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan kebijakan yang dihasilkan mampu memberikan manfaat bagi petani, penyuluh, serta masyarakat luas, sehingga pertanian di Kabupaten Pandeglang semakin maju dan mandiri.